mengejar sunrise di gunung putri lembang
diawali di sebuah grup seperti biasa kita menrencanakan untuk pergi hiking, tapi bedanya kali ini ga cuma hiking aja tapi juga kemping. sasaran kita kali ini gunung putri yang berlokasi di lembang jawa barat. gunung putri memang ga terlalu tinggi hannya 1.580 mdpl, bahkan teman saya bilang itu bisa dikatakan sebagai bukit bukan gunung. kita memilih gunung putri karena alesan budget, karena gunung putri dekat jadi ga perlu ngeluarin banyak ongkos hannya perlu bayar tiket masuk dan makan.
kita pergi sabtu pagi, pergi dengan aku dengan 2 orang teman cewe yang memang sudah menjadi partner muncak, beruntung kita gausah ngeluarin ongkos karena ada 2 motor yang bisa dipake untuk pergi kesana. sebelum pergi ke gunung putri kita mampir dulu ke super market untuk beli camilan dan persediaan minum. setelah itu kita langsung pergi ke gunung putri. kita ngelewatin pasar lembang dan kita ingat kalau kita belum beli bahan-bahan untuk makan berat tapi kita bingung karena sebentar lagi akan hujan. akhirnya kita putuskan aku sama temen aku melanjutkan ke gunung putri untuk bangun tenda dan mempersiapkan segalanya disana sedangkan teman aku yang satunya lagi pergi ke pasar untuk belanja.
sampailah aku dengan 1 orang teman ku tadi di pintu masuk gunung putri. kita langsung naik karena takut keburu hujan. hannya sekitar 10-15 menit puncak gunung putri sudah terlihat. kita memilih tempat membangun tenda di dekat puncak. saat kami sampai cukup ramai, cukup banyak pendaki lain yang ada disana, kita pikir karena memang saat itu malam minggu.
tenda sudah selesai dibuat dan tenda juga sudah dirapihkan, kita tinggal nunggu temen kita datang, kita nunggu sangat lama dan dia gabisa dihubungi, kita panik takutnya ada apa-apa, adzan magrib udah terdengar dan hari semakin malam disertai hujan yang lebat tapi teman kita yang satu ini belum juga tiba.
gajauh dari adzan isya berkumandang datanglah teman kita itu sambil teriak-teriak memanggil nama aku dan teman aku, dia agak kesusahan mencari kita karena dia gabawa senter, hp mati, bawa belanjaan dan baju basah kuyup wkwk. kita samperin dia untuk membawakan belanjaannya. begitu datang dia ketawa-ketawa udah ga ngerti lagi sama anak yang satu ini. kita suruh dia buat ganti baju di tenda. ohiya digunung itu yang awalnya ramai banyak pendaki ternyata mereka semua ga kemping disana jadi cuma kita bertiga yang kemping disana.
beres temen aku ganti baju, kita langsung siapin perlatan buat masak sekalian menghangatkan badan karena suhunya mencspai 16 derajat malam itu. sambil makan sambil ngobrol-ngobrol,nyanyi-nyanyi dan melihat pemandangan lampu-lampu kota bandung. ga kerasa hari sudah semakin malam, udah jam 23.43. kita pun tidur dan memasang alarm untuk shalat subuh dan pergi ke puncak gunung untuk melihat sunrise.
setelah shalat subuh kita langsung siap-siap untuk naik ke puncak dan menunggu matahari terbit, tapi sayang gada sunrise karena mendung.kita pun turun kembali ke tenda. karena jalan sangat licin efek dari hujan kemarin yang sangat deras aku pun tergelincir kebawah untung gada liat dan sepi. sampai ditenda kita masak lagi untuk sarapan. selesai sarapan kita beres-beres karena setelah dzuhur kita akan turun memang waktu kerasa sangat cepat ga kerasa udh adzan dzuhur lagi, kita segera shalat dan turun dan perjalanan kita selesai...
Komentar
Posting Komentar